SBMPTN dan Contoh Soal: Kupas Tuntas SBMPTN 2018 – Sukses dg Sistem Penilaian Baru Teori Respon Butir

Posted on


SBMPTN dan Contoh Soal: Kupas Tuntas SBMPTN 2018 – Sukses dg Sistem Penilaian Baru Teori Respon Butir

Kupas Tuntas SBMPTN 2018 – Sukses dg Sistem Penilaian Baru Teori Respon Butir
Bedah Tuntas SBMPTN 2018 Teori Respon Butir 100% Jawaban – Penilaian Baru

*Berikut tanya jawab dengan Prof. Joni Hermana (Rektor ITS, Sekretaris SBMPTN 2018) tentang Pengolahan Baru SBMPTN 2018.*

==============
Tanya Pengantar :
Mohon izin pertanyaan Prof, ttg sistem penilaian SBMPTN tahun ini, yg diberitakan oleh panitia SBMPTN melalui stasiun TVRI, bahwa tidak memakai Sistem benar +4 salah -1 dan tidak menjawab 0, dan penilaian sekarang disadarkan oleh analisis butir soal dan pembobotan soal sesuai Prodi Pilihan siswa.

tanya :
1. Apakah siswa bebas mengisi semua soal seperti UN karena kalau salah tidak dapat nilai minus?
jawab :
_Iya mas, tidak ada nilai minus jika jawaban salah._

tanya :
2.Apakah dijelaskan di lembar soal, ttg kategori soal yg mudah dan soal yg sulit?
jawab :
_Dalam lembar soal tidak ada penjelasan itu. Sulit tidaknya soal ditentukan oleh berapa jumlah jawaban siswa yang benar. Semakin banyak siswa yg menjawab benar untuk soal A, maka soal A dianggap relatif lebih mudah daripada soal B yang dijawab benar oleh lebih sedikit siswa._

tanya :
3.Apakah jika ada soal mudah tapi ditempatkan di nomor terakhir 15 misalnya, dan banyak siswa yg belum sempat jawab karena waktunya tidak cukup, apakah siswa yg menjawab soal tersebut dapat bobot yg tinggi? Krena siswa lain belum sempat mengerjakan padahal soalnya mudah?
jawab :
_Boleh jadi._

tanya :
4.Total Skor akhir siswa yg menjawab sempurna di SBMPTN itu berapa perhitungannya kira-kira Prof? .
jawab :
_Koefisien bobot nilai berkisar pada nilai lebih kecil atau sama dengan 1. Jadi kalau ada soal 100, nilai maksimum pasti tidak akan 100_

tanya :
5. Masih adakah nilai mati di perhitungan yg baru ini?
jawab :
_Tidak ada, sistemnya khan semua nilai siswa di-ranking kemudian diambil yg tertinggi sesuai kuota yg diinginkan_

tanya :
6. Apakah siswa yg bisa menjawab 20 soal mudah, akan kalah nilainya dibandingkan siswa yg menjawab 10 soal susah?
jawab :
_Teorinya bisa namun dalam kenyataannya tidak akan terjadi krn selisih 10 soal itu terlalu besar utk dibandingkan dgn cara di atas_

tanya :
7. Pada sistem lama, siswa disarankan diminta mengerjakan soal yg mudah terlebih dahulu sebanyak2nya di waktu yg tersisa. Apakah tahun ini lebih baik mengerjakan soal2 yg susah saja?
jawab :
_Sulit tidaknya adalah tergantung dari jawaban benar dari siswa sendiri bukan kita yg menentukan. Jadi sarannya kerjakan semua soal dgn sebaik2nya dimulai dari yg dianggap mudah oleh masing2_

tanya
8. Maaf Prof izin bertanya lagi, ada informasj yg beredar terkait jawaban yg salah. Apakah jawaban salah akan mempengaruhi skor akhir siswa?Jadi kalau tidak tau jawaban, apakah sebaiknya di isi atau dikosongkan saja?
jawab :
_1. Sistem TRB ini yg menggunakan nilai 1 utk soal yg benar dan 0 utk soal yang tidak diisi/salah, dimaksudkan untuk meranking atau memberi bobot nilai antara satu soal dan soal yang lain._

_2. Bobot nilai itu kemudian digunakan sebagai pengali dari setiap soal yang dijawab BENAR, sedangkan yang tidak diisi atau salah tidak DIHITUNG sama sekali._

_3. Artinya kalau ada siswa A dan siswa B menjawab dengan benar pada jumlah soal dan nomor soal yang sama persis, PASTI nilainya akan sama_

_4. Sedangkan kalau ada siswa C yang menjawab benar utk JUMLAH soal yang sama dgn jawaban siswa B, tetapi BEDA nomor soalny, maka nilai mereka kemungkinan besar akan berbeda. Jadi perbedaan itu TIDAK DIPENGARUHI oleh salah, atau tidak dijawabnya soal yang diberikan (kosong), tapi hanya dihitung berdasarkan jumlah dan nomor soal yang dijawab BENAR._

_Demikian penjelasannya._

source

SBMPTN dan Contoh Soal: Kupas Tuntas SBMPTN 2018 – Sukses dg Sistem Penilaian Baru Teori Respon Butir

Latar Belakang

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) melalui ujian tertulis telah menunjukkan berbagai keunggulan dan manfaat, baik bagi kepentingan nasional, PTN, maupun peserta. Bagi peserta, manfaat seleksi bersama adalah lebih efisien, murah, dan fleksibel dengan adanya mekanisme lintas wilayah. SBMPTN ini dari tahun ke tahun selalu diperbaiki dan dikembangkan sesuai dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi. Pada tahun 2016 mulai diperkenalkan juga SBMPTN dengan menggunakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

SBMPTN 2019 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru dengan menggunakan hasil UTBK saja atau hasil UTBK dan kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN. UTBK dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C tahun 2017, 2018, dan 2019. Pengelolaan dan pengolahan data untuk kepentingan seleksi jalur SBMPTN dilakukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). LTMPT adalah satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia.

Tujuan

Tujuan SBMPTN adalah sebagai berikut.

  1. Menyeleksi calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik dan tepat waktu berdasarkan hasil UTBK saja atau hasil UTBK dan kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN.
  2. Memberi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk memilih lebih dari satu PTN lintas wilayah.
  3. Memperoleh calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi negeri tujuan berdasarkan nilai akademik saja atau nilai akademik dan prestasi siswa lainnya.

Ketentuan Umum

SBMPTN 2019 merupakan seleksi yang dilakukan oleh PTN di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) dan Kementerian Agama secara bersama di bawah koordinasi LTMPT dengan seleksi berdasarkan hasil UTBK saja atau hasil UTBK dan kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN.

Persyaratan dan Tahapan Pendaftaran

Penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN dilakukan dalam dua tahap, yaitu mengikuti UTBK dan mendaftar SBMPTN. Persyaratan pendaftaran SBMPTN adalah sebagai berikut.

  1. Persyaratan Peserta
    1. Siswa SMA/MA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2017, 2018 harus sudah memiliki ijazah.
    2. Bagi siswa SMA/MA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2019 memiliki Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah, sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan pasfoto berwarna terbaru yang bersangkutan dengan ditandatangani oleh kepala sekolah dan dibubuhi cap stempel yang sah.
    3. Memiliki Nilai UTBK.
    4. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.
    5. Memiliki NISN.
    6. Bagi peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah PORTOFOLIO.
    7. Biaya UTBK ditanggung oleh peserta dan subsidi pemerintah.
    8. Tidak lulus jalur SNMPTN 2019.
  1. Tahapan Pendaftaran

Tahapan pendaftaran SBMPTN 2019 dilakukan melalui laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id dengan cara sebagai berikut.

  1. Mengisi Biodata (kecuali peserta yang sudah terdaftar di SNMPTN 2019).
  2. Memilih PTN dan program studi dengan ketentuan bahwa pendaftar dapat memilih paling banyak dua PTN dan memilih paling banyak dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN
  3. Mengunggah borang portofolio*) bagi pendaftar yang memilih program studi bidang seni dan olahraga. Tata cara pengisian borang portofolio dapat diunduh dari laman http://download.sbmptn.ac.id
  4. Mengunggah dokumen lain sesuai dengan persyaratan pendaftaran SBMPTN 2019.

*)Borang Portofolio

Khusus untuk pendaftar program studi bidang seni dan olahraga, peserta wajib mengunggah portofolio sebagai materi tambahan untuk proses seleksi dalam SBMPTN 2019. Jenis Portofolio SBMPTN 2019 adalah:

  1. Portofolio Olahraga
  2. Portofolio Seni Rupa, Desain, dan Kriya
  3. Portofolio Tari (termasuk Sendratasik opsi Tari)
  4. Portofolio Teater (termasuk Sendratasik opsi Teater/Drama)
  5. Portofolio Musik (termasuk Sendratasik opsi Musik)
  6. Portofolio Seni Karawitan
  7. Portofolio Etnomusikologi
  8. Portofolio Fotografi
  9. Portofolio Film dan Televisi

Kelompok Program Studi dan Jumlah Pilihan

Kelompok program studi dan jumlah pilihan pada SBMPTN 2019 adalah sebagai berikut.

  1. Program studi yang ada di PTN dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Saintek dan kelompok Soshum.
  2. Peserta dapat memilih program studi paling banyak dua program studi dengan ketentuan sebagai berikut:
    1. Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Saintek, peserta mengikuti kelompok ujian Saintek.
    2. Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Soshum, peserta mengikuti kelompok ujian Soshum.
    3. Jika program studi yang dipilih dari kelompok Saintek dan kelompok Soshum, peserta mengikuti kelompok ujian Saintek dan juga kelompok ujian Soshum
  3. Urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  4. Peserta SBMPTN 2019 dapat memilih program studi di PTN mana pun.
  5. Program studi, daya tampung per PTN tahun 2019, dan jumlah peminat program studi per PTN tahun 2018 dapat dilihat di laman https://sbmptn.ltmpt.ac.id

Peserta Pelamar Program Bidikmisi

Berikut adalah persyaratan pendaftar Bidikmisi:

  1. Siswa pendaftar dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan Bidikmisi.
  2. Calon peserta penerima Bidikmisi terlebih dahulu harus mempelajari prosedur pendaftaran program Bidikmisi yang ada di laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/
  3. Calon peserta penerima Bidikmisi terlebih dahulu mendaftar ke laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id
  4. Calon peserta penerima Bidikmisi yang dinyatakan memenuhi persyaratan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti mendaftar UTBK di laman https://pendaftaran-utbk.ltmpt.ac.id dan tidak dikenakan biaya ujian.
  5. Calon peserta penerima Bidikmisi yang dinyatakan tidak lulus SNMPTN 2019, menggunakan NISN dan NPSN untuk mendaftar UTBK dan tidak dikenakan biaya ujian.
  6. Calon peserta penerima Bidikmisi yang telah dinyatakan lulus SNMPTN 2019, tidak diperbolehkan mendaftar SBMPTN 2019.

Laman Resmi dan Alamat LTMPT

  1. Informasi resmi LTMPT dapat dilihat pada laman http://www.ltmpt.ac.id.
  2. Informasi resmi SBMPTN 2019 dapat diunduh melalui laman https://sbmptn.ltmpt.ac.id.
  3. HelpDesk http://halo.ltmpt.ac.id dan http://halo.sbmptn.ac.id atau hubungi call center 0804 1 450 450.
  4. Informasi resmi juga dapat diperoleh di Kantor Humas PTN terdekat.
  5. Alamat LTMPT:

Gedung BPPT Lantai 23

Jl. M.H. Thamrin 8, Jakarta 10340

Email: [email protected]

Telp. : (021) 3104041

Faks. : (021) 3104042

Lain-lain

  1. Peserta yang diterima melalui jalur SNMPTN 2019 tidak diperbolehkan mendaftar SBMPTN 2019.
  2. Perubahan ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan SBMPTN 2019 akan diinformasikan melalui laman http://www.sbmptn.ac.id.

Situs resmi SBMPTN https://sbmptn.ltmpt.ac.id/

(Andrew Hidayat/ZERO.id).

Salam ZERO.id

Penulis: Pengalaman Andrew Hidayat
Instagram Andrew Hidayat
Pinterest Andrew Hidayat
Twitter Andrew Hidayat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *