Ini Tahapan Seleksi CPNS 2018 Bakal Dibuka Juli

Posted on
Ilustrasi tes CPNS (Foto Liputan 6)
Ilustrasi tes CPNS (Foto Liputan 6)

QWERTY – CPNS 2018Ini Tahapan Seleksi CPNS 2018 Bakal Dibuka Juli. #BeritaCPNS #CPNS #CPNS2018 #RekrutmenCPNS2018. Setelah pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pemerintah akan membuka kembali keran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setelah pemerintah melakukan moratorium 4 tahun belakangan ini.

Penerimaan CPNS 2018 akan dilakukan pada bulan Juli 2018. Lalu apa saja tahapan seleksi CPNS ini?

Baca juga: Hati-hati HOAX! Kemen PAN-RB: Kabar Pendaftaran CPNS 2018 Hoax

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan, dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, BKN ditugaskan untuk mengumumkan penerimaan CPNS 2018.

“Di PP 11 2017, kami berkewajiban untuk mengumumkan itu, paling tidak (selama) 3 minggu,” ujar dia di Jakarta, Senin (25/6/2018).

Masyarakat bisa mendaftar pada Penerimaan CPNS 2018 jika BKN mengumumkan Penerimaan Pendaftaran CPNS pada tahun ini melalui website yang telah disiapkan oleh BKN. Lama waktu pendaftaran biasanya diberikan hingga 1 bulan.

Baca juga: BKN Siapkan Infrastruktur Seleksi CPNS 2018, Pendaftaran CPNS 2018 Akan Dibuka!

“Mereka (masyarakat) bisa mendaftar online di sscn.bkn.go.id. Itu kira-kira di kasih waktu 1 bulan,” kata dia.

Setelah pendaftaran, BKN akan menggelar seleksi kompetasi dasar (SKD) dengan menggunakan CAT online Test CPNS 2018 yang biasanya dilanjutkan dengan seleksi kompetensi bidang oleh Kementrian dan Lembaga (K/L) atau pemerintah daerah (pemda) masing-masing.

“Setelah itu akan ada seleksi kompetensi dasar oleh BKN, kemudian mungkin ada seleksi kompetensi bidang oleh kementerian, lembaga dan daerah masing-masing. Setelah itu selesai,” ungkap dia.

Baca juga: Ingin Daftar CPNS 2018, Ini Syarat Untuk Mendaftar CPNS 2018

Kepala BKN, Bima Haria Wibisana mengatakan, proses penerimaan CPNS mulai dari pengumuman penerimaan hingga pengumuman hasil seleksi biasanya berlangsung cukup cepat. Namun hal tersebut tergantung dari proses seleksi yang diselenggarakan oleh K/L atau pemda.

‎”Bisa cepat, kalau suatu kementerian sudah selesai, bisa saja langsung diumumkan, tidak harus menunggu semuanya selesai. Tapi kan ada juga selain tes yang dilakukan oleh BKN, kementerian lembaga ingin melakukan tes sendiri, sistem seleksi kompetensi bidangnya. Itu kan perlu waktu,” tandas dia.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman menjelaskan, saat ini Kementerian PANRB masih dalam proses validasi jumlah formasi CPNS 2018. Oleh sebab itu, ia belum bisa menyebutkan berapa kebutuhan untuk penerimaan tahun ini.

Persyaratan Penerimaan CPNS 2018

Untuk para calon pelamar yang akan mendaftar CPNS 2018 ada beberapa persyaratan yang harus di siapkan. Menurut akun twitter @BKNgoid yang merupakan akun resmi BKN menulis ada beberapa persyaratan khusus yang dibutuhkan untuk mendaftar pada penerimaan CPNS 2018 tahun ini.

, sambil menunggu pengumuman penerimaan  resmi dr @kempanrb, pastikan NIK & KK terdaftar di database nasional @ccdukcapil atau hubungi kontak di bawah ini.”

“Pendaftaran  hanya melalui web SSCN BKN yg akan diaktifkan setelah pengumuman resmi. Smangaat!”

Untuk saat ini persyaratan pendaftaran CPNS belum diumumkan tetapi menurut akun twitter @BKNgoid ada beberapa persyaratan yang di butuhkan untuk mendaftar CPNS 2018. Beberapa persyaratan tersebut adalah:

  1. NIK & KK terdaftar di database nasional @ccdukcapil
  2. Daftar riwayat hidup atau curriculum vitae (CV),
  3. Scan/foto ijazah,
  4. Transkrip nilai,
  5. Foto diri,
  6. KTP,
  7. KK,
  8. Nilai TOEFL (jika ada).

Jadi jika ingin mendaftar pada penerimaan cpns 2018 peserta diwajibkan untuk melengkapi syarat pendaftaran yang telah diberikan. Jika belum terdaftar di database nasional @ccdukcapil diharapkan untuk segera mendaftar dan mendapatkan KTP, NIK dan KK sebagai persyarataan wajib pada proses pendaftaran CPNS tahun ini.

BKN meminta kepada calon pendaftar CPNS agar selektif dalam menerima informasi sebab kini banyak beredar hoaks, termasuk sebelumnya soal formasi.

Sumber: Liputan6.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *